BRMP Kalteng Cermati Perkembangan CSR Barito Utara, Persiapan Tanam Kian Matang
BARITO UTARA – BRMP Kalimantan Tengah melaksanakan peninjauan lapang ke lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Baliti, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan BRMP Kalteng terhadap percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di Kalimantan Tengah, Kamis (30/10/2025).
Peninjauan tersebut turut melibatkan Kepala Desa Baliti, Sekretaris Desa, Mantri Tani Kec. Gunung Timang, petugas penyuluh lapangan (PPL) setempat, calon pengurus Brigade Pangan (BP), dan tim BRMP Kalteng. Dalam agenda ini, rombongan menelusuri area Cetak Sawah Rakyat untuk melihat langsung perkembangan pengolahan lahan sekaligus mengevaluasi kesiapan hamparan tanam yang akan dimanfaatkan petani pada musim tanam berjalan.
Petani di Desa Baliti selama ini menanam varietas padi unggul lokal seperti Siampat, Palui, dan Talun. Pada musim tanam Oktober–Maret (MT Okmar) tahun ini, varietas Siampat kembali dipilih untuk penanaman IP 1. Varietas ini memiliki umur panen lebih panjang, sekitar lima bulan, tetapi dikenal tahan rebah sehingga sesuai dengan karakteristik lahan yang memiliki intensitas genangan tinggi.
Di lokasi CSR Baliti, tim BRMP Kalteng meninjau hamparan seluas 0,5 Ha yang telah ditanami padi varietas Siampat berumur dua minggu. Penanaman berikutnya dijadwalkan dilakukan pekan depan menggunakan varietas Inpari 9, yang kini telah melalui proses penyemaian di area sekitar lokasi.
Sementara itu, berdasarkan laporan Mantri Tani Kec. Gunung Timang dan PPL, lokasi CSR lainnya berada di Desa Tapen Raya dengan total luas 117 Ha. Namun, sebagian besar lahan terkendala irigasi karena kondisi geografis perbukitan dengan sistem terasering tanpa sumber air yang memadai. Saat ini, hanya sekitar 28 Ha yang memiliki akses air dan berpotensi untuk digarap lebih lanjut. Selain itu, lahan CSR di Desa Rerawa seluas 30 Ha telah ditanami dan kini dalam tahap pemeliharaan.
Harapan besar disampaikan para calon BP bahwa program CSR mampu membuka peluang produksi yang lebih tinggi bagi petani Gunung Timang. Dengan dukungan teknis dari BRMP Kalteng, mereka optimistis kendala pengairan, varietas, maupun pengolahan lahan dapat diatasi secara bertahap.